SEMINAR NASIONAL DAN WORKSHOP TEMA: PROGRAM STUNTING DAN PENANGANANNYA

Penerimaan Mahasiswa Baru TA. 2020/2021
April 1, 2020
Penyemprotan Disinfektan dan Deep Cleansing
September 26, 2020
Dr. Fitri Haryanti., S.Kep., M.Kes.

      Sorong- Memperingati Diesnatalis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua yang ke 16 Tahun, Badan Eksekutif Mahasiswa membuat program yaitu seminar nasional dan workshop tentang “Program Stunting dan Penanganannya”.  Topik ini dipilih karena melihat Issue    strategis   dalam    bidang    kesehatan    terkini   adalah    masalah   stunting   yang bukan  saja  menjadi   masalah  lokal,   namun  juga  merupakan   masalah   nasional,  dimana kegagalan     dalam    penanganannya    akan    berakibat    pada    lost   generation bangsa Indonesia.

Stunting merupakan issue global saat ini yang menjadi prioritas di dunia. Stunting adalah malnutrisi kronis yang dialami oleh balita di dunia saat ini yaitu sekitar 22,2%. Berdasarkan Data World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk ke dalam Negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara, dengan rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4% (Pusdatin, 2018). Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi balita sangat pendek dan pendek di Indonesia sebesar 30,8%. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Papua Barat sebesar 20-30%. Kota Sorong tercatat sebagai daerah  stunting di Indonesia yakni sebanyak 12,3% dari seluruh jumlah anak di Kota Sorong.

Kegiatan resmi dibuka pada tanggal 27 November 2019 di Gedung Kantor Klasis GBAI Sorong oleh Wakil Ketua I Inggerid A. Manoppo, S.Kep., Ns., M.Kep., dengan pemukulan tifa. Nasarumber utama yang dipilih mempunyai bidang kepakaran anak yang akan membahas tentang anak stunted dan programnya yaitu Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes. dari Departemen Keperawatan Anak dan Maternitas FKKMK UGM. Mewakili pemerintah daerah kota Sorong Bapak Demianus F Wonatorey, S.Sit., M.Kes dari bagian Dinas Kesehatan Kota Sorong. Selain itu perwakilan  dari  masing-masing  program  studi  di  lingkungan  stikes papua yaitu Dirgantari Pademme, S.Kep., Ns., M.Kep dan Novita Mansoben, S.Kep., Ns., M.Kep. dari Program Studi Ners, Yulinda M Bambungan, S.Far., Apt., M.Si dari Program Studi Farmasi dan Junaddin, S.Kep., Ns., M.Kes dari Program Studi Analis Kesehatan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *